17 Agustus 2008

Reset Printer Canon MP160 dan MP180

Tanggal 17 Agustus, Kemerdekaan RI nih....tapi apa betul kita sudah merdeka???? Pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang-orang. Kalau aku rasa sih...belum kayaknya :D. Ya udah deh...gak akan habis kalau sekarang ngomongin masalah kemerdekaan, sebaiknya kita pikirkan aja bagaimana cara kita mengisi kemerdekaan itu sendiri, tul gak???? ;)
Kali ini aku mau berbagi tentang cara reset Printer Canon MP160 dan MP180.
Tidak semua printer MP dapat di reset seperti cara ini, cara ini bisa di lakukan pada canon MP160 dan MP180. Beberapanya lagi dari tipe MP ini dapat juga dilakukan reset seperti cara mereset printer Pixma. Reset softwarenya udah aku sediain di link download, silahkan di unduh.
Ok deh...sekarang kita coba reset ya??? :)

1. Cabut kabel Power
2. Tekan dan tahan Tombol “Power” (On/Off)
3. Masukkan kembali kabel Power
4. Tekan “Reset” dan lepaskan
5. Lepaskan tombol “Power”
6. Apabila berhasil lampu Alarm akan menyala (jika belum ulangi kembali).
7. Setelah itu software MP Tool akan terdeteksi, sekarang jalankan software tersebut.

Dibawah ini ada beberapa code error beserta arti dari error tersebut:

1. E9 The connected digital camera / video camera does not support Camera Direct Printing
2. E14 The Ink cartridges whose destination are wrong
3. E15 Ink cartridge is not installed E16 - Ink remaining is unknown
4. E16 -E19 Failed to scan head alignment sheet
5. E22 Carriage error
6. E23 Paper feed error
7. E24 Purge unit error
8. E25 ASF(cam) sensor error
9. E26 Internal temperature rise error
10. E27 Waste ink absorber full or platen waste ink absorber full
11. E28 Ink cartridge temperature rise error -
12. E29 EEPROM error
13. E33 Paper feed position error
14. E35 15 USB Host VBUD overcurrent error - USB
15. E37 17 Abnormal motor driver error
16. E40 20 Other hardware error
17. E42 22 Scanner error
18. E2-2 No paper (ASF)
19. E3-3 Paper jam
20. E4 No ink
21. E5-5 The ink cartridges are not installed or a non-supported ink cartridge is installed, or the ink cartridges are not installed properly
22. E8 Waste ink absorber full, or platen waste ink absorber full

Nah ada gak yang dapat pengalaman seperti ini:
Setelah bisa keluar tintanya waktu kita ngerint tapi printernya sendiri mengatakan kalau Catridge-nya error...
nah ini ada cara buat betulinnya, supaya printernya gak "rewel" lagi:

1. Cabut kabel power printer
2. Tekan dan tahan tombol power
3. Colokin kembali kabel powernya
4. Tekan tombol reset 1x
5. Lepas tombol power lalu tekan tombol reset sekali lagi sampai menjadi "0"
6. Tekan tombol "+" untuk merubah angka "0" tadi menjadi "1"
7. Tekan tombol power sekali lagi, printer akan melakukan print 1 halaman dengan sendirinya.
8. Buka tutup printer
9. Cabut kabel power printer
10. Lepaskan kedua catrigdenya
11. Colokin kembali kabel power printer
12. Hidupkan printer dengan menekan tombol power
13. Buka tutup scanner
14. Masukkan kembali catrigde yang di lepas tadi
15. Printer tidak akan memberikan alarm bahwa tinta dalam kondisi low dan tidak akan menunjukkan error E5 lagi.

Mudah-mudahan bermanfaat :k

14 Agustus 2008

Memahami Arti Bunyi "BEEP"

Sewaktu komputer di hidupkan pertama kali atau setelah di restart kamu akan mendengar bunyi "TIIT" satu kali, nah...itulah yang dimaksud dengan bunyi "BEEP"!
Bunyi "BEEP" dipakai oleh BIOS saat POST (Power On Self Test) untuk melaporkan kondisi sistem tertentu. Jika kamu mendengar bunyi "BEEP" yang lain dari biasanya itu artinya sistem mengalami masalah sebelum bisa menampilkannya di monitor.
Dengarkan bunyi "BEEP" tersebut baik-baik, catat bunyinya, panjang pendek dari bunyinya. Karena masing-masing bunyi "BEEP" antara BIOS merk satu dengan yang lain kadang berbeda antara panjang pendek dari bunyi "BEEP" itu, jadi kenali dulu merk dari BIOS kamu.
Di bawah ini ada beberapa kode "BEEP" dari beberapa merk BIOS.
1. AMIBIOS
American Megatrends Inc merupakan salah satu pembuat software BIOS teratas di dunia. BIOS dari AMIBIOS hanya akan berbunyi jika ada masalah:
  • 1 s/d 3 beep, berkaitan dengan memory yang perlu dipasang ulang atau dicoba dengan memory yang lain.
  • 4 beep, berkaitan erat dengan motherboard. Coba dipasang ulang semua card tambahan (sound card, modem, tv tuner, dll. kecuali VIDEO CARD.)
  • 5 beep, berkaitan erat dengan processor atau card tambahan. Coba dipasang ulang semua card tambahan, kalau bunyi beep masih juga ada baru telusuri processornya.
  • 6 beep, berkaitan dengan motherboard. Coba dipasang ulang semua card tambahan yang ada, dengan melepas satu persatu dan di pasang kembali. Jika bunyi beep masih ada juga, kemungkinanya kamu kudu siap-siap merogoh kantong celana buat beli mainboard yang baru.
  • 7 beep, Ini adalah bunyi yang berkaitan dengan error secara umum. telusuri satu persatu mulai dari card tambahan, processor, baru kemudian motherboard.
  • 8 beep, berkaitan dengan Video Card. Coba dipasang ulang atau di coba dengan video card yang lain.
  • 9 beep, berhubungan dengan AMIBIOS ROM checksum error. Coba lakukan seperti bunyi 7 beep.
  • 10 beep, berkaitan dengan CMOS read/write error. Solusinya seperti bunyi 7 beep.
  • 11 beep, berhubungan dengan kegagalan cache memory. Solusinya sama seperti bunyi 7 beep.
  • 1 beep panjang, 2 beep pendek, berkaitan dengan kegagalan system video card. Solusinya sama seperti bunyi 8 beep.
Masih banyak bunyi beep yang lain lagi dari merk AMIBIOS ini, ini hanya sebagian kecil saja.
2. AWARDBIOS
Awalnya AWARDBIOS adalah sebuah merk BIOS yang dimiliki oleh sebuah perusahaan bernama Award, tapi kini Award telah diambil alih oleh Phoenix Technologies.
Berbeda dengan AMIBIOS, jika kamu mendengar bunyi beep 1 kali pendek itu artinya sistem dalam keadaan baik-baik saja.
  • 1 panjang, 2 pendek: gangguan pada video card. Coba pasang ulang atau ganti dengan video card lain.
  • 1 panjang, 3 pendek: video card tidak terdeteksi atau memory video cardnya error.
  • 1 beep panjang bernada tinggi atau beep pendek yang berulang-ulang: Masalah pada processor, bisa jadi juga processor kepanasan, pemasangan tidak benar atau bahkan rusak.
  • Beep lain selain yang sudah disebutkan diatas: ada error di memory.
Aduh...capek juga ngetik lama-lama, sementara segini dulu ya??? tar aku sambung lagi dengan bunyi beep dari merk lainnya lagi.

13 Agustus 2008

BSOD (Blue Screen Of Death)


Blue Screen of Death (biasa dikenal sebagai stop error, BSOD, bluescreen atau Blue Screen Of Doom) adalah pesan kesalahan yang selalu di tampilkan dari system operasi tertentu, khususnya Microsoft Windows, setelah ditemukan kritikal system error yang mana menyebabkan system menjadi mati untuk untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih parah. (http://en.wikipedia.org/wiki/Blue_Screen_of_Death)


Munculnya BSOD disebabkan karena berbagai masalah yang beragam baik dari sistem maupun dari perangkat keras. Munculnya BSOD sebenarnya dapat membantu kita untuk mengetahui di manakah kerusakan yang menyebabkan komputer kita menjadi rancu. Namun bagi pengguna awam, munculnya BSOD dapat berarti sangat menakutkan, karena justru pesan-pesan di BsOD dapat membingungkan pengguna awam, dan jujur saja, justru banyak pesan-pesan pada BsOD yang terkesan “tidak nyambung” dalam menjelaskan letak sektor masalah. Pada waktu aku menemukan BSOD yang pertama kali di komputer aku, aku hampir putus asa untuk mengatasi permasalahan yang diminta si BSOD.
Oke, kita kupas sebagian kecil saja isi dari BSOD ini. BSOD dikategorikan sebagai berikut:

Memory Dump Message: mengindikasikan bahwa semua proses yang saat itu sedang berlangsung di memory disalin ke dalam sebuah file di harddisk untuk kepentingan debugging. Biasanya file debugging ini dibutuhkan para teknisi untuk menganalisa dan memperbaiki kesalahan.

Pada pembahasan kali ini kita hanya akan membahas arti pesan-pesan error utama yang terdapat dalam BSOD , tidak termasuk dengan troubleshooting mendetail, yang apabila tak ada halangan InsyaAllah akan di posting di lain waktu:
Quote:
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
  • Ini merupakan biangnya biang kerok pada BsOD. Kenapa? Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Daftar Penyebab:
  • Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok
  • Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
  • Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card
2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
  • Nah, pesan ini setidaknya sudah sedikit “nyambung” memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena:
  • Overclock Hardware yang berlebihan
  • Komponen komputer yang kepanasan
  • BIOS yang korup
  • Memory dan CPU yang cacat
4. DATA_BUS_ERROR
  • Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
  • Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
  • Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
  • Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.
8. BAD_POOL_CALLER
  • Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
9. PEN_LIST_CORRUPT
  • Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
  • Disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
Itulah sepuluh pesan yang umumnya muncul di BsOD, semoga tulisan ini dapat membantu kamu untuk menganalisa kerusakan yang terjadi di komputer kamu.
Peace....

02 Agustus 2008

Mengembalikan File Yang Hilang

"Anjriiiiit!!!!!!! File aku hilang, data ketikan aku penting banget...hilang semua!!!" Nah..gitu tuh kata temenku yang lagi kesel gara-gara data kerjaannya pada hilang semua. Tanya kenapa???? katanya gak tau, aku tanya lagi apa gak di sembunyiin ama virus??? dia bilang gak mungkin, soalnya Kasperskynya "aptudet" terus. Ya udah, aku suruh dia bawa tuh kompi ke rumahku aja dan dia pun ACC (kayak bikin skripsi aja pakai ACC...hehehe).
Malemnya setelah temenku nganterin tuh kompi aku coba cek, emang bener kayaknya, kasperskynya aptudet, baru kemarin dia update-nya ditambah lagi dengan antivirus buatan indonesia yang dikeluarin ama PCMEDIA...terupdate juga. Aku coba dengan membuka semua hidden file tapi ternyata hasilnya nihil. Yah...terpaksa pake program pencari file yang terhapus, aku pake "Recovery My Files V 3.9.8.6053". Software ini berbasis windows, klem dari perusahaannya sendiri sih katanya bisa buat ngembaliin file yang:

  1. Mengembalikan file yang telah dibuang ke Recycle Bin dan recycle bin sudah di empty-kan.
  2. Mengembalikan file pada hardisk yang telah di format, bahkan setelah di instal kembali dengan windows.
  3. Recovery disk setelah hard disk crash.
  4. Mengembalikan data setelah gagal mempartisi hard disk (partitioning error).
  5. Mengembalikan data pada hard disk meskipun format hard disk tersebut RAW!!!
  6. Recovery documents, photos, video music dan email.
  7. Dapat mengembalikan file dari hard drive, memory card, flash disk, Zip, disket atau penyimpanan data yang lain.

Ini klem dari perusahaan loh..bukan dari aku. Kalau kamu mau download softwarenya ada di link bagian download, cracknya banyak kok di tempat-tempat crackan, aku sih mau ngasih tapi takut....ntar dosanya jadi banyak..hehehe.....Tapi ya udah deh...aku beri sekalian ajah ^_^
Sekarang tahap penginstalan sampe pengerjaannya:

  1. Instal "Recovery My Files" pada partisi selain dari tempat partisi yang akan kita recover. mis: file yang hilang ada di partisi C:\ maka kita instal software tersebut di partisi selain partisi C:\
  2. Setelah selesai nginstal softwarenya sekarang tinggal dibuka aja tuh software.
  3. Pada saat recovery my files di eksekusi akan muncul tampilan wizard: fast file search, complete file search, fast format recover ama complete format recover.
  4. Pillih aja yang "Complete Format Recover" terus NEXT
  5. Pilih Partisi mana yang akan di search. Misalnya D:\ kemudian NEXT lagi
  6. Terus pilihlah format file yang ingin kamu recover cth. jpg, gif, bmp etc (buat format gambar), doc, xls, ppt (buat format office). cuma perlu di ingat, semakin banyak kamu memilih format file yang ingin dicari maka bersiap-siaplah dengan kacang goreng satu garung ama teh panas 5 termos....lama euy...hehehe...Jadi carilah format file yang betul-betul penting.
  7. Setelah dipilih semua sekarang tinggal NEXT dan tunggu sampai selesai.
  8. Tahap akhir tinggal dilihat aja hasil peng-recoverannya dan tinggal klik "save files" pada menu bar.
  9. Silahkan kamu simpan ke partisi yang agak besar dan bukan di partisi yang telah kamu recover (jika search filenya di D:\ jangan disimpan di D:\ lagi, bakalan gak mau dia).
  10. Kalau gak muat tinggal kamu Burn aja ke CD/DVD, pilhannya ada di ---->Select device------->Start Burn.
Silahkan dicoba, mudah=mudahan bermanfaat........Amiiiin...
Powered By Blogger

Postingan Shidqii.blogspot.com